BPJS Ketenagakerjaan salurkan santunan kematian kepada pekerja rentan
Kota Tangerang gelar penyerahan manfaat sosial ke tiga keluarga pekerja non-formal
Latest Program – Pada hari Senin (4/5), Pemerintah Kota Tangerang bersama BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan dana santunan kematian sebesar Rp126 juta kepada tiga keluarga pekerja rentan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perlindungan sosial bagi sektor pekerja non-formal yang rentan terhadap risiko ekonomi. Acara penyerahan bantuan tersebut berlangsung di kantor BPJS Ketenagakerjaan cabang Tangerang, dihadiri oleh perwakilan instansi terkait dan masyarakat setempat.
BPJS Ketenagakerjaan, lembaga jaminan sosial yang berperan dalam menjaga kesejahteraan pekerja, menyatakan bahwa santunan kematian ini diberikan sebagai bentuk kepastian bagi keluarga pekerja yang meninggal dunia. Manfaat tersebut diberikan sesuai dengan aturan yang berlaku, yaitu kepada para ahli waris yang berhak menerima dana ketika pekerja meninggal karena kecelakaan kerja atau penyakit tertentu. Dengan adanya program ini, keluarga para pekerja yang tidak memiliki perlindungan finansial bisa mendapatkan perlindungan ekonomi yang lebih baik.
Pemkot Tangerang juga memperluas jangkauan program jaminan sosial ketenagakerjaan dengan mendaftarkan lebih dari 22 ribu pekerja rentan. Perluasan cakupan ini bertujuan untuk memastikan bahwa lebih banyak pekerja non-formal mendapatkan perlindungan dari risiko kehilangan penghasilan. Menurut data terbaru, jumlah pendaftaran tersebut mencakup berbagai profesi seperti buruh harian tenaga kerja, tukang ojek, dan pekerja di sektor informal lainnya.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang mengungkapkan bahwa program ini merupakan upaya mengurangi beban ekonomi masyarakat yang mengalami kehilangan anggota keluarga. “Pekerja rentan sering kali tidak memiliki asuransi, sehingga bantuan ini menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial yang penting,” ujarnya dalam wawancara terpisah. Ia menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program BPJS Ketenagakerjaan, termasuk melalui sosialisasi dan pendaftaran mandiri oleh pekerja.
Para ahli waris yang menerima santunan menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. “Kami sangat berterima kasih, karena dana ini akan membantu kami memenuhi kebutuhan sehari-hari setelah kehilangan penghasilan utama,” kata salah satu dari tiga keluarga penerima manfaat. Selain itu, mereka juga berharap program ini terus diperluas agar lebih banyak orang menerima perlindungan serupa.
BPJS Ketenagakerjaan mengungkapkan bahwa program perlindungan kerja telah menerima dukungan pemerintah daerah dalam menjangkau masyarakat yang kurang terlayani. “Kerja sama dengan Pemkot Tanger