Internasional

Key Issue: Kitahara bawa Jepang kalahkan Qatar dalam Piala Asia U17

Jepang Kalahkan Qatar 3-1 di Babak Pertama Piala Asia U17

Key Issue – Jakarta – Timnas U17 Jepang memulai perjalanan mereka di Piala Asia U17 2026 dengan mengantarkan kemenangan telak 3-1 atas Qatar dalam pertandingan Grup B di Stadion King Abdullah Sports City Pitch C Future, Arab Saudi, Selasa (5/5). Kemenangan ini menjadi langkah penting bagi Jepang, yang kini berada di puncak klasemen grup setelah mengumpulkan tiga poin. Pertandingan antara kedua tim berlangsung sengit sejak menit awal, dengan kedua kuasa memperlihatkan kompetensi yang cukup tinggi.

Pertandingan Berjalan Seru

Dalam 15 menit pertama, kedua tim saling menekan tanpa menciptakan keunggulan yang jelas. Qatar sempat mengancam melalui serangan Ayokunle Tokode, tetapi tembakan yang ia lakukan melesat melebar dari gawang. Jepang, di sisi lain, mencoba menguasai bola, tetapi upaya Kakeru Saito pada menit ke-21 dan Kitahara tiga menit kemudian masih gagal membuahkan hasil. Kedua tim saling menyerang, menciptakan suasana yang ketat dan penuh tekanan.

Babak pertama berubah drastis pada menit ke-25, saat Qatar berhasil memperoleh keunggulan. Umpan matang dari Dhiaeddine Larbi di sisi kiri berhasil dimanfaatkan oleh Tokode, yang dengan tenang menaklukkan kiper Jepang, Kosei Oshita, untuk membawa timnya unggul 1-0. Tertinggal satu gol tidak membuat Jepang kewalahan. Mereka terus menekan Qatar, terutama melalui pergerakan aktif Kitahara, yang menunjukkan dominasi di sektor depan.

Kitahara Menjadi Bintang Kemenangan

Menit ke-35 menjadi momen penting, ketika Kitahara menciptakan tiga peluang beruntun. Meski gagal memperoleh hasil di menit tersebut, Jepang tak menyerah. Di sisa babak pertama, Qatar harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan. Kiper Bakri Mohamed menunjukkan performa cemerlang dengan menggagalkan tembakan jarak jauh Saito pada menit ke-42 serta menghalau peluang Arata Okamoto di masa injury time.

Di babak kedua, Jepang akhirnya menyamakan skor pada menit ke-51. Berawal dari bola mati, Anthony Motosuna mengirim umpan yang disundul Saito dari jarak dekat, mengubah kedudukan menjadi 1-1. Tekanan Jepang berlanjut, dan hasil positif kembali tercipta pada menit ke-70. Kitahara mencetak gol kedua Jepang melalui sundulan melambung yang tak terjangkau Bakri. Keunggulan Jepang semakin dipertegas enam menit kemudian, saat dari serangan cepat, Kitahara menerima umpan dari Sora Iwatsuchi di sisi kiri, lalu melepaskan tembakan kaki kiri yang akurat untuk memastikan kemenangan 3-1.

“Kemenangan hari ini sangat penting karena kita harus memperlihatkan konsistensi sejak awal pertandingan,” kata pelatih Jepang, yang dalam siaran AFC menyebutkan bahwa timnya fokus pada penguasaan bola dan kecepatan serangan.

Strategi dan Kekuatan Tim

Jepang menunjukkan strategi yang matang sepanjang pertandingan. Penguasaan bola dan keakuratan umpan menjadi kunci sukses mereka, terutama dalam menghasilkan peluang terbuka. Qatar, meski tertinggal, masih berusaha memperbaiki permainan, tetapi kegagalan kiper Mohamed membuat mereka kesulitan meraih poin tambahan.

Dalam permainan, Kitahara tampil sebagai bintang utama. Dua gol yang ia cetak memastikan Jepang menduduki posisi teratas dalam grup. Sementara itu, Saito juga memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak satu gol. Pemain-pemain muda Jepang menunjukkan kompetensi teknik dan mental yang matang, memperlihatkan persiapan yang cukup baik untuk kompetisi Asia.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-1, yang memperkuat posisi Jepang sebagai pemuncak klasemen Grup B. Qatar, di sisi lain, akan melanjutkan perjalanan mereka dengan menghadapi Indonesia pada hari yang sama. Hasil ini menempatkan Jepang dalam posisi menguntungkan, karena mereka akan melawan China pada Sabtu (9/5), yang merupakan tim kuat di grup tersebut.

Analisis Pertandingan dan Prospek Selanjutnya

Kemenangan Jepang atas Qatar tidak hanya menunjukkan ketangguhan mereka di lapangan, tetapi juga memberikan semangat bagi para pemain muda. Dalam laporan AFC, pertandingan dinilai sangat seimbang, dengan Jepang berhasil memanfaatkan kesempatan yang datang lebih cepat daripada Qatar.

Jepang saat ini memiliki peluang besar untuk melangkah ke babak selanjutnya, terutama jika mereka mempertahankan performa seperti hari ini. Sementara Qatar, meski kalah, tetap berpeluang mengejar posisi jika meraih hasil positif dari pertandingan melawan Indonesia. Pertandingan tersebut akan menjadi ujian bagi Qatar, terutama dalam menghadapi tim yang sangat berpengalaman.

Dengan hasil ini, Jepang menegaskan dominasi mereka di Piala Asia U17 2026. Mereka menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi di lapangan, meskipun menghadapi lawan yang memiliki kualitas kompetitif. Pertandingan melawan China nanti akan menjadi ujian lebih lanjut, tetapi keberhasilan hari ini memberikan harapan besar bagi peluang besar di babak berikutnya.

Komentar Pelatih dan Tim

Setelah pertandingan selesai, pelatih Jepang memuji kinerja Kitahara, yang dinilai menjadi pemain kunci dalam kemenangan ini. “Kitahara menunjukkan ketangkasan dan kepercayaan diri yang luar biasa,” ujar pelatih, sebagaimana diberitakan AFC. Ia juga menyebutkan bahwa Saito berperan penting dalam mengubah skor setelah tertinggal.

Di sisi Qatar, pelatih mengakui kekurangan dalam penjaga gawang, yang terbukti menjadi kelemahan mereka. “Kiper harus lebih cepat merespons tembakan jarak jauh,” katanya. Meski demikian, Qatar tetap menunjukkan kemampuan bertahan yang baik, terutama di babak pertama, ketika mereka menghindari kebobolan hingga menit ke-25.

Pertandingan ini menegaskan bahwa Piala Asia U17 2026 akan menjadi ajang yang ketat dan penuh persaingan. Jepang, dengan kemenangan ini, berada di jalur yang sangat baik, sementara Qatar perlu meningkatkan kinerja untuk memperbaiki posisi mereka. Kedua tim akan melanjutkan perjalanan dengan pertandingan yang sangat dinantikan, terutama di babak kedua nanti.

Persiapan dan Harapan untuk Babak Berikutnya

Persiapan Jepang terlihat jelas dari hasil pertandingan hari ini. Mereka memperlihatkan konsistensi dalam menyerang dan mengendalikan permainan. Sementara itu, Qatar perlu meningkatkan fokus, terutama dalam menghadapi Indonesia, yang memiliki kekuatan taktik dan mental.

Kemenangan 3-1 menjadi bukti bahwa Jepang mampu mengatasi tekanan dan memperoleh hasil yang

Aisyah Putri

Relawan aktif di berbagai program kemanusiaan, Aisyah sering membagikan kisah inspiratif dari para penerima manfaat donasi. Ia menyoroti pentingnya solidaritas dan aksi nyata dalam membantu sesama.