Gol Menit Akhir Buka Piala Asia U17, Timnas Indonesia Tambah Poin
Gol menit akhir antar Indonesia buka – Jakarta – Pertandingan perdana Timnas U17 Indonesia di babak penyisihan grup Piala Asia U17 2026 berakhir dengan kemenangan berharga 1-0 atas China. Gol penentu dicetak oleh Keanu Sanjaya di menit ke-87 melalui tendangan mendatar yang memperdaya pertahanan lawan. Kemenangan ini memberi Harimau Muda tiga poin yang berharga, memperkuat ambisi mereka untuk melangkah ke babak perempat final.
Pertandingan yang berlangsung di King Abdullah Sport City Pitch A pada Selasa (5/4) ini menunjukkan permainan yang dinamis. Meski China lebih dominan di babak pertama dengan beberapa serangan yang mengancam pertahanan Indonesia, timnas lokal berhasil mempertahankan skor tanpa kebobolan. Kiper Mike Rajasa menjadi pahlawan di belakang garis pertahanan, menolak beberapa kesempatan berbahaya lawan dengan keberanian dan ketepatan.
Dalam babak pertama, China menunjukkan intensitas tinggi. Mereka terus memberikan tekanan, beberapa kali menciptakan peluang yang memaksa Indonesia memperkuat posisi belakang. Namun, upaya mereka selalu terhalau oleh pertahanan yang rapat. Kipper Mike Rajasa tampil gemilang, membantu mengamankan gawang tim dengan beberapa penyelamatan penting. Meski begitu, Indonesia mengalami kesulitan di awal pertandingan, terutama pada menit pertama hingga 15 menit ke-30.
Permainan Indonesia mulai menemukan ritme pada menit ke-15 babak kedua. Mereka mengubah formasi menjadi 3-4-3 saat menyerang dan 5-4-1 saat bertahan. Strategi ini membantu menjaga konsistensi tim, memastikan bahwa China tak bisa merusak pertahanan mereka. Tapi, China tak menyerah. Mereka terus mencoba mencetak gol, termasuk pada menit ke-62 ketika menciptakan peluang berbahaya, namun Mike Rajasa mampu menghalau tendangan tersebut.
Di babak kedua, Indonesia terus menguasai bola. Mereka menekan lawan dengan baik, tetapi China masih mampu menghasilkan peluang. Pada menit ke-78, Mathew Baker membawa tim ke posisi yang menguntungkan, namun tendangan dari pemain tersebut melesat melebar dari gawang China. Dalam menit-menit akhir pertandingan, timnas U17 Indonesia semakin percaya diri. Mereka terus menciptakan peluang, dan pada akhirnya, Keanu Sanjaya memperdaya pertahanan China dengan tendangan mendatar yang tak terduga.
Selama pertandingan, terdapat beberapa momen menarik. Pada menit ke-43, Chico Jericho memberikan peluang bagus untuk Indonesia. Pemain sayap itu berada di posisi baik di area pertahanan China, tetapi gangguan dari tiga pemain lawan membuatnya kehilangan keseimbangan dan jatuh. Meski begitu, pertahanan Indonesia tetap solid. Pada menit ke-67, Farik Rizqi menciptakan peluang lewat lemparan jauh, tapi gol tersebut dianulir wasit karena handball oleh pemain Indonesia.
Kemenangan 1-0 ini memberi Indonesia posisi kedua di Grup B, dengan tiga poin yang sama dengan Jepang. Namun, Jepang lebih unggul karena selisih gol di laga yang sama melawan Qatar. Susunan pemain Indonesia tetap stabil, dengan Mathew Baker memimpin pertahanan. Kesuksesan mereka dalam menjaga skor kemenangan menjadi langkah penting menuju Piala Dunia U17 2026 di Qatar.
Kemajuan Harimau Muda di Piala Asia U17
Pertandingan melawan China bukan hanya sekadar kemenangan, tapi juga langkah strategis untuk menunjukkan kekuatan timnas U17 Indonesia. Dengan menguasai bola dan membangun permainan dari menit-menit akhir, mereka menunjukkan adaptasi yang baik. Keanu Sanjaya, pemain Bali United, menjadi bintang utama dalam menit akhir. Umpan panjang dari Mathew Baker menjadi pemicu gol yang mengubah nasib pertandingan.
Permainan Indonesia di babak pertama terbilang ketat. China mendominasi bola dan beberapa kali menciptakan peluang, tetapi pertahanan Garuda Muda mampu mengimbangi. Kiper Mike Rajasa, dengan refleks cemerlang, melindungi gawang dengan beberapa penyelamatan krusial. Timnas U17 ini juga menunjukkan komitmen tinggi dalam menekan lawan, meski sempat mengalami kesulitan di awal pertandingan.
Babak kedua membawa perubahan drastis. Indonesia menemukan pola permainan yang lebih terarah, sementara China mulai kehilangan momentum. Kesempatan yang muncul pada menit ke-67 dan 78 hampir membawa gol, tetapi wasit memutuskan bahwa peluang tersebut belum memenuhi syarat. Semangat para pemain Indonesia terus berkobar, hingga gol akhir di menit ke-87 mengakhiri permainan dengan skor yang memutuskan.
Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto menyatakan kebanggaannya terhadap performa anak asuhnya. “Kemenangan ini adalah hasil dari persiapan matang dan semangat juang yang tinggi,” ujar pelatih yang sempat memperbaiki permainan saat babak kedua dimulai. Keanu Sanjaya menjadi bintang di menit akhir, dengan tendangan mendatar yang mengubah skor. Kini, Harimau Muda menghadapi tantangan baru di babak selanjutnya.
Susunan Pemain dan Jadwal Kemenangan
Susunan pemain Indonesia pada pertandingan ini terdiri dari: Mike Rajasa (GK), Mathew Baker (C), Pandu Aryo, Farik Rizqi, Peres Akwila Tjoe, Farrel Luckyta, Noha Pohan, Fardan Farras, Dava Yuna, Chico Jericho, dan Ichiro Akbar. Sementara China menurunkan Qin Ziniu (GK), Jin Yucheng, Nan Zixun, Li Junpeng, Zhang Xuyao, Zhou Yunuo, He Sifan, Wan Xiang, Shuai Weihao, Wang Heyi, dan Pan Chaowei.
Kemenangan ini menjadikan Indonesia sebagai tim kuat di Grup B. Mereka akan melanjutkan perjalanan di babak grup dengan melawan Qatar pada Sabtu (9/5) pukul 23.30 WIB. Di hari yang sama, Jepang akan menghadapi China di pukul 23.00 WIB. Pertandingan melawan Qatar akan menjadi ujian besar, karena Qatar dikenal sebagai tim yang kompetitif di level internasional.
Di sisi lain, Jepang menang 3-1 atas Qatar, menjadikan mereka unggul selisih gol. Meski begitu, Indonesia tetap berada di posisi kedua grup, dengan harapan bisa mengamankan tiket ke babak perempat final. Performa yang konsisten di lapangan, baik dari pemain belakang maupun sayap, akan menjadi kekuatan utama mereka. Keanu Sanjaya, dengan golnya di menit ke-87, menjadi simbol perjuangan tim yang tak mudah menyerah.
Kemenangan ini juga menjadi motivasi untuk pertandingan mendatang. Pemain-pemain muda Indonesia harus terus berinovasi dan memperlihatkan kekuatan mental mereka