Apple Dikabarkan Tidak Menyematkan Layar ProMotion pada iPhone 18e
Topics Covered – Informasi mengenai hal ini bocor melalui sumber teknologi di Weibo Digital Chat Station, seperti dilaporkan Macrumors, Senin. Menurut bocoran tersebut, iPhone 18e—model ponsel pintar terjangkau generasi terbaru—tidak akan dilengkapi dengan teknologi layar ProMotion. Hal ini berarti kecepatan refresh layar pada perangkat ini akan tetap berada di level 60 Hz, sama dengan pendahulunya, iPhone 17e. Teknologi ProMotion, yang menghadirkan refresh rate hingga 120 Hz, tidak akan muncul di iPhone 18e. Selain itu, model ini juga diperkirakan tidak akan memiliki fitur Always-On Display, yang merupakan salah satu keunggulan layar ProMotion.
Perbandingan dengan Kompetitor
Dalam pasar ponsel, kecepatan refresh layar 120 Hz kini menjadi standar yang semakin umum, terutama pada perangkat kelas menengah hingga premium. Banyak smartphone dari merek Android, seperti Samsung Galaxy A-series atau Xiaomi Redmi, sudah menggunakan layar berkecepatan tinggi ini. Dengan tidak menyematkan ProMotion pada iPhone 18e, Apple terlihat kembali menjaga kestabilan fitur yang disajikan di segmen harga terjangkau. Hal ini membuat perangkat ini kembali menjadi pesaing yang kurang menarik dibandingkan dengan produk kompetitor yang lebih canggih.
Detail Teknologi dari Sumber Bocoran
Sumber bocoran menjelaskan bahwa iPhone 18e akan menggunakan panel layar berbasis TFT silikon polikristalin suhu rendah (LTPS) dengan kecepatan refresh sebesar 60 Hz. Pembocor ini juga menyebutkan bahwa Apple sedang merancang rencana produk baru untuk tahun 2027, dan iPhone 18e akan menjadi bagian dari strategi mereka dalam menawarkan perangkat yang lebih terjangkau. Dalam hal ini, ProMotion dan Always-On Display tidak akan menjadi bagian dari model iPhone 18e. Namun, bocoran ini tidak menutup kemungkinan bahwa fitur-fitur tersebut akan hadir pada model yang lebih mahal, seperti iPhone 18 Pro atau Pro Max.
Latar Belakang Teknologi LTPO
ProMotion sendiri merupakan teknologi yang mengadopsi layar LTPO (Low-Temperature Polycrystalline Oxide) yang memungkinkan kecepatan refresh layar berubah secara dinamis antara 1 Hz hingga 120 Hz. Teknologi ini diperkenalkan oleh Apple pada iPhone 13 Pro dan Pro Max, serta diterapkan pada iPad Pro. Dengan kecepatan refresh yang lebih tinggi, ProMotion meningkatkan pengalaman pengguna dalam bermain game, menonton video, dan meluncurkan aplikasi. Namun, berdasarkan bocoran terbaru, teknologi LTPO tidak akan digunakan untuk iPhone 18e, dan kemungkinan besar hanya akan diperkenalkan pada perangkat lebih mahal di masa depan.
Kabar dari Digital Chat Station ini tampaknya cukup meyakinkan karena sebelumnya juga ada laporan dari Korea Selatan yang menyebutkan Apple belum berencana menggunakan panel LTPO untuk seri terjangkau hingga generasi keempat. Pembocor teknologi di Korea Selatan mengklaim bahwa teknologi ini akan diperkenalkan lebih lanjut pada iPhone 19e. Jika ini benar, maka penggunaan LTPO mungkin baru bisa terwujud pada 2028, setelah Apple sukses mengembangkan teknologi LTPO+ yang dikerjakan oleh perusahaan asal AS tersebut.
Perkembangan Teknologi LTPO+
Teknologi LTPO+ yang sedang dikembangkan Apple diduga menggabungkan semikonduktor oksida baik pada transistor switching maupun drive. Dengan kombinasi ini, layar berbasis LTPO+ diharapkan bisa mengurangi konsumsi daya baterai secara signifikan, sehingga memberikan keuntungan untuk perangkat dengan baterai lebih kecil. Dalam beberapa tahun terakhir, Apple telah terus memperbaiki teknologi layar untuk mengoptimalkan kinerja dan efisiensi. Dengan penggunaan LTPO+, mereka berharap bisa menawarkan pengalaman layar ProMotion tanpa mengorbankan daya baterai, yang menjadi kekhawatiran utama pada perangkat kelas menengah.
Menurut bocoran, Apple berencana menguji teknologi LTPO+ pada model kelas atas mereka pada 2028, termasuk iPhone Air dan iPhone lipat yang akan dirilis. Jika teknologi ini berhasil, maka perangkat kelas menengah, seperti iPhone 18e, bisa mengikuti dengan memperkenalkan layar LTPO standar. Namun, keberhasilan implementasi LTPO+ tidak bisa dipastikan secara mutlak. Apabila teknologi ini belum siap tepat waktu, maka penggunaan LTPO pada iPhone 19e bisa terlambat, sehingga memperpanjang jangka waktu untuk pengenalan fitur ini.
Kompromi dalam Pembaruan Hardware
Banyak pengamat teknologi merasa keputusan Apple untuk tidak menggunakan ProMotion di iPhone 18e menunjukkan bahwa perusahaan tersebut sedang mencari keseimbangan antara inovasi dan efisiensi. Dengan menjaga kecepatan refresh layar di level 60 Hz, Apple mungkin ingin memastikan bahwa iPhone 18e tetap bisa bersaing dalam segmen harga terjangkau, terutama di pasar Asia Tenggara yang masih lebih sensitif terhadap harga. Meski demikian, keputusan ini juga mengundang kritik, karena sejumlah perangkat kompetitor sudah menawarkan layar 120 Hz dengan harga yang tidak jauh lebih mahal.
Sebagai contoh, pada tahun 2023, Samsung Galaxy A13 dan A23 sudah hadir dengan layar 120 Hz, sementara harga jualnya terjangkau. Hal ini menunjukkan bahwa tren layar berkecepatan tinggi sudah merambat ke berbagai level harga. Dengan tidak mengadopsi ProMotion pada iPhone 18e, Apple tampaknya memutuskan untuk fokus pada perangkat yang lebih mahal. Namun, penggunaan LTPO+ pada 2028 diharapkan bisa membawa perubahan signifikan, sehingga semua jajaran iPhone bisa menikmati keunggulan teknologi layar tersebut.
Perspektif Pasar dan Pengguna
Beberapa pengguna yang memilih iPhone terjangkau mengakui bahwa kecepatan refresh 60 Hz masih cukup memadai untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, sebagian lainnya merasa kecewa karena tidak mendapat akselerasi teknologi yang lebih maju. Dalam pandangan mereka, iPhone 18e seharusnya bisa memiliki kecepatan refresh 120 Hz, seperti pendahulunya, agar tetap relevan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Di sisi lain, pengguna iPhone Pro dan Pro Max menyambut baik adanya ProMotion, karena teknologi ini memberikan pengalaman visual yang lebih mulus dan responsif. Kehadiran ProMotion pada iPhone 13 Pro dan Pro Max sudah membuktikan bahwa layar berkecepatan tinggi bisa mengoptimalkan pengalaman pengguna tanpa mengorbankan daya baterai. Dengan demikian, penggunaan ProMotion pada iPhone 18e akan menjadi langkah penting untuk memperkuat daya tarik model terjangkau di tahun 2024. Namun, bocoran terbaru mengisyaratkan bahwa Apple sedang mempertimbangkan strategi yang berbeda untuk iPhone 18e.
Sebagai penutup, keputusan Apple untuk tidak menggunakan ProMotion pada iPhone 18e bisa dianggap sebagai kompromi dalam pengembangan perangkat. Meski tidak menyajikan inovasi terbaru, Apple tetap menjaga konsistensi dalam menawarkan fitur yang dapat diakses oleh berbagai kalangan. Dengan adanya teknologi LTPO+, perusahaan ini berharap bisa menyeimbangkan antara performa layar dan efisiensi daya baterai. Jika berhasil, maka pada 2028, iPhone 18e dan model lainnya bisa menjadi bagian dari perangkat yang lebih modern dan menarik untuk pasar global.