Hukum

Latest Program: Kapolres: KKB bakar pesawat milik AMA di Kabupaten Yahukimo

Kapolres: KKB bakar pesawat milik AMA di Kabupaten Yahukimo

Latest Program – Jayapura, 31 Oktober 2023 – Kepolisian Resor Yahukimo, diwakili oleh Ajun Komisaris Besar Polisi Zet Salino, mengungkapkan bahwa kelompok kriminal bersenjata (KKB) melakukan pembakaran terhadap pesawat milik Angkutan udara Merauke (AMA) di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Insiden tersebut terjadi pada hari Kamis, tetapi hingga kini kondisi pesawat dengan kode penerbangan PK-RCY serta nasib pilot dan penumpangnya masih menjadi misteri, karena lokasi kejadian hanya bisa diakses melalui udara.

Pesawat yang Terbakar: Jalur dan Detail Mendarat

Kapolres menjelaskan bahwa pesawat yang menjadi korban pembakaran tersebut merupakan pesawat dengan kode penerbangan PK-RCY. Pesawat itu terbang dari Wamena menuju Balinggama, yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit dari Dekai, kota utama Kabupaten Yahukimo. Menurut Salino, upaya penyelamatan dan pengumpulan data terkait insiden ini masih terus berlangsung, dengan petugas terjebak di lokasi yang terpencil dan sulit dijangkau melalui darat.

“Hingga kini, kami masih mengumpulkan data mengenai kejadian ini, termasuk rencana evakuasi terhadap para korban,” kata Zet Salino ketika dihubungi ANTARA. Ia menegaskan bahwa akses ke tempat kejadian perkara (TKP) di Balinggama sangat terbatas, sehingga informasi lebih lanjut tentang kondisi pesawat dan penumpangnya belum bisa diperoleh dengan cepat.

Pesawat yang terbakar diketahui dipiloti oleh Nicholas F. Goselin, warga Amerika Serikat. Data yang diperoleh ANTARA menyebutkan bahwa pesawat tersebut membawa tujuh penumpang, termasuk beberapa warga lokal yang berasal dari Distrik Sobaham. Meski demikian, identitas lengkap para penumpang dan detail perjalanan pesawat masih dalam proses verifikasi.

Pilot dan Penumpang: Dari Wamena ke Balinggama

Pilot Nicholas F. Goselin, yang memiliki latar belakang asing, turut menjadi perhatian dalam investigasi ini. Pesawat yang ia kendalikan terbang dari Wamena, ibu kota Kabupaten Jayapura, ke Balinggama. Lokasi pendaratan ini menunjukkan bahwa kejadian terjadi di wilayah yang terpencil dan rawan pergerakan. Dalam perjalanan, pesawat melintasi beberapa desa yang terletak di pedalaman Papua Pegunungan, yang dikenal memiliki akses yang terbatas dan lingkungan yang cukup rawan.

“Karena akses darat ke Balinggama sangat sulit, kami terus mengumpulkan informasi dari sumber-sumber terpercaya untuk memperjelas nasib pilot dan penumpangnya,” imbuh Salino. Ia menambahkan bahwa upaya penyelamatan memerlukan koordinasi yang intensif antara polisi, pihak penyewa pesawat, dan masyarakat sekitar yang turut membantu dalam menyebarluaskan kabar terkini.

Kejadian ini menimbulkan kecemasan di tengah masyarakat, terutama karena pesawat yang terbakar menjadi salah satu alat transportasi utama di wilayah tersebut. Balinggama, sebagai titik pendaratan, memiliki populasi kecil namun merupakan pusat kegiatan penting bagi komunitas setempat. Jumlah penumpang yang terlibat dalam penerbangan ini, yaitu tujuh orang, terdiri dari kombinasi warga lokal dan pendatang, termasuk pilot yang berasal dari luar negeri.

KKB dan Akses Terbatas: Dampak pada Penerbangan

Menurut informasi yang didapat, KKB yang bertindak sebagai pelaku insiden ini memang sering mengganggu kegiatan transportasi di wilayah pedalaman. Kebakaran pesawat ini terjadi tepat di daerah yang secara geografis terisolasi, sehingga memperumit upaya evakuasi. Salino menekankan bahwa saat ini, petugas masih dalam proses mengecek sumber daya dan kemungkinan penyebab pembakaran, termasuk peran KKB dalam menghambat akses ke lokasi.

“Kami sedang memverifikasi apakah ada konspirasi dari pihak tertentu yang menyebabkan pesawat tersebut terbakar,” kata Salino. Ia menjelaskan bahwa polisi sedang berupaya keras untuk mengumpulkan bukti-bukti yang dapat memperjelas tindakan KKB dalam insiden ini, termasuk koordinasi dengan pihak-pihak terkait di luar wilayah Yahukimo.

Pesawat yang terbakar diperkirakan mengalami kebakaran saat tiba di Balinggama. Dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari Dekai, pesawat tersebut membawa peran penting dalam menghubungkan warga di daerah terpencil. Namun, ancaman dari KKB membuat para penerbang harus sangat hati-hati dalam menjalani setiap penerbangan. Kapolres juga menyebutkan bahwa langkah-langkah pencegahan akan diperkuat untuk menghindari insiden serupa di masa depan.

Peristiwa Ini: Menjadi Peringatan bagi Kegiatan Penerbangan

Peristiwa pembakaran pesawat ini menjadi momen penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat tentang risiko yang mengancam aktivitas penerbangan di wilayah pegunungan Papua. Salino menekankan bahwa seluruh proses penyelidikan akan berjalan secara transparan dan cepat, agar para penumpang dapat ditemukan dan kondisi mereka dijelaskan dengan jelas. Ia juga meminta kerja sama dari semua pihak untuk memastikan keamanan dan kelancaran penerbangan di daerah tersebut.

Dalam waktu dekat, tim penyelidik akan melakukan pengecekan lebih lanjut terhadap pesawat yang terbakar, termasuk mengumpulkan saksi-saksi di sekitar lokasi. Sementara itu, masyarakat setempat terus memantau perkembangan insiden ini, yang dianggap sebagai ancaman terhadap kegiatan ekonomi dan komunikasi di wilayah yang masih terisolasi. Seluruh data yang dikumpulkan akan menjadi dasar untuk melaporkan kejadian ini secara resmi kepada pihak berwenang.

Kapolres juga menyebutkan bahwa insiden ini memperlihatkan betapa rentannya alat transportasi udara di daerah terpencil, terutama jika tidak ada langkah-langkah pengamanan yang memadai. Ia berharap dengan kejadian ini, semua pihak akan lebih waspada dan berupaya memperkuat pengawasan terhadap area yang rawan konflik. Penyelidikan terus ber

Rizki Ananda

Rizki Ananda adalah kontributor yang menaruh perhatian pada literasi publik seputar amal dan donasi. Di atapkitadonasi.com, ia menyusun artikel yang bersifat informatif dan berbasis kehati-hatian, membantu pembaca mengenali praktik donasi yang aman. Rizki meyakini bahwa berbagi harus dilakukan dengan niat baik dan pemahaman yang benar.